Dessy Eko Prayitno

Pakar Keterbukaan Informasi Sektor Agraria dan Lingkungan Hidup

 

Dessy Eko Prayitno, yang biasa dipanggil Deko, merupakan staf pengajar pada Bidang Studi Hukum Administrasi Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Fokus pengajaran dan penelitiannya adalah hukum agraria. Namun demikian, Deko juga juga memiliki ketertarikan pada isu pengelolaan dan transparansi di sektor lingkungan hidup dan sumber daya alam, baik kehutanan dan pertambangan.

Deko banyak terlibat dalam merumuskan peraturan maupun kebijakan dibidang lingkungan hidup dan kehutanan, pengelolaan dana lingkungan hidup, transparansi pemerintahan ditingkat kementerian dan lembaga negara.

Dalam isu keterbukaan informasi publik, Deko menulis berbagai macam publikasi dalam bentuk buku, modul pelatihan, panduan, dan artikel.

Beberapa publikasi Deko di antaranya adalah Anotasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Penafsiran atas Pengecualian dalam Hak atas Informasi: Pengalaman di Indonesia dan Negara Lain, Panduan Mengecualikan Informasi Publik dan Menyusun Daftar Informasi Publik, Modul Pelatihan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik di Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam, Tanya Jawab Standar Layanan Informasi Publik, Pembaruan Komisi Informasi: Menuju Komisi Informasi yang Mandiri dan Profesional, Roadmap Komisi Informasi Pusat: Mengakselerasi Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia, Kerangka Hukum Keterbukaan Kontrak Migas dan Minerba di Indonesia, Transparansi Kontrak dan Perizinan dalam Industri Ekstraktif, Jalan (Masih) Panjang Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia, Menakar Keterbukaan Informasi Sektor Privat di Indonesia, dan masih banyak lagi.

Pada awal terbentuknya Komisi Informasi, Deko terlibat dalam penguatan kelembagaan Komisi Informasi Pusat dengan menjadi tim perumus Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik dan Peraturan Komisi Informasi Nomor 2 Tahun 2010 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik. Deko juga turut mendesain pemeriksaan dan persidangan penyelesaian sengketa informasi di Komisi Informasi.

Di tingkat daerah, Deko membantu Komisi Informasi Provinsi Riau untuk merumuskan berbagai kebijakan tentang keterbukaan informasi di sektor lingkungan hidup dan sumber daya alam. Kemudian, memberikan masukan dalam lokakarya Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat terkait pemeringkatan keterbukaan informasi.

Di tingkat internasional, Deko menjadi delegasi dari masyarakat sipil untuk menghadiri Open Government Partnership (OGP) Annual Meeting di Brasil. Pada 2015, Deko menjadi salah satu panelis dalam “Roundtable Discussion: Improving Forest Commintments and Transparency Through the OGP” yang merupakan salah satu side event dalam OGP Summit di Mexico. Kemudian, Deko juga menjadi salah satu pembicara di forum Asian Development Bank’s Knowlegde Events untuk memaparkan mengenai keterbukaan informasi dan keterbukaan aset pejabat publik di Indonesia.

Selain aktivitas profesional, Deko juga aktif menulis dan mempublikasikan tulisannya di berbagai jurnal terakreditasi dan di blog pribadinya, yaitu Knowledge for Humanity.